6 Kuil & Tempat Suci di Tokyo yang Harus Anda Kunjungi

6 Kuil & Tempat Suci di Tokyo yang Harus Anda Kunjungi

Tempat Suci di Tokyo yang Harus Anda Kunjungi – Kuil serta kuil di Tokyo menarik beberapa ribu pengunjung tiap tahun. Sesaat banyak yang sudah dibuat kembali semenjak keputusannya sebab kebakaran, gempa bumi atau perang, mereka masih menjaga keelokan mereka. Di bawah ini enam yang paling baik.

Zojoji, Tokyo

San’en-zan Zojoji ialah kuil penting buat umat Buddha Jodo. Sepanjang Keshogunan Tokugawa, itu ialah situs pemakaman enam bekas shogun, serta ini hari Anda bisa temukan kuburan-kuburan itu di Mausoleum Taitoku-in atau pemakaman di belakang, dengan dua diputuskan jadi Property Budaya Penting Jepang. Orangtua hadir kesini untuk pilih patung di taman untuk didekorasi untuk ucapkan selamat tinggal serta mempermudah peralihan anak mereka ke akhirat. Sesaat usaha serta perusahaan di sekelilingnya sudah mengklaim kembali sejumlah besar property asli kuil, kuil ini masih menjaga beberapa dari kejayaan awalnya serta pantas didatangi saat ada di Tokyo.

Kuil Kanda

Kuil Kanda merah yang ikonik, dikenal juga jadi Kanda Myojin, sudah mainkan peranan penting dalam pemujaan Shinto Tokyo semenjak Jaman Edo. Kuil ini terdapat di pusat kota Chiyoda-ku, serta kami (arwah) yang diabadikan di sini terhitung dua dari Tujuh Dewa Peruntungan, jadikan ini tempat yang baik untuk berdoa buat kekayaan serta keberhasilan dalam usaha. Menariknya, sebab kedekatannya dengan Akihabara, Kuil Kanda jadi terkenal di golongan beberapa orang tehnologi, yang beli jimat untuk mencegah kerusakan pada elektronik mereka.

Sensoji, Tokyo

Terdapat di lingkungan Asakusa yang bersejarah, pas di samping Kuil Asakusa yang populer, Sensoji ialah kuil paling tua serta terbanyak didatangi di kota ini dengan pengunjung yang hadir dari Jepang serta luar negeri. Jalan setapak ke arah kuil ini dipenuhi oleh kios-kios, beberapa toko kecil serta pedagang yang jual beberapa barang tradisionil serta camilan serta adalah wilayah yang terkenal di golongan pelancong yang ingin kenakan pakaian kimono. Fundamen kuil Buddha adalah rumah buat Chingo-do, Kuil Tanuki. Tanukis ialah anjing rakun Jepang yang dipandang bawa peruntungan serta membuat perlindungan rumah serta usaha dari kebakaran serta pencurian. Anda bisa terhubung Kuil Tanuki lewat pintu masuk terpisah di Dembo-in-dori.

Kuil Nogi, Kuil Shinto

Pada tahun 1912, Jenderal Nogi Maresuke serta istrinya Shizuko lakukan ritual bunuh diri dalam tempat ini sesudah tahu mengenai kematian Kaisar Meiji. Keduanya saat ini diabadikan di sini, serta sang jenderal disembah untuk kehormatan serta kemuliaan. Sesudah direncanakan pada era ke-20 serta dibuat kembali sesudah Perang Dunia II, Kuil Nogi memperingatkan kita jika tidak semua tempat suci serta tidak semua harus berumur beratus-ratus tahun supaya wajar disembah.

Kuil Yasukuni

Kuil Kekaisaran Yasukuni menghargai jiwa beberapa orang yang kehilangan nyawa dalam perang waktu berperang untuk Jepang. Sayangnya, peringatan perang kuil sudah jadi sumber pro-kontra, khususnya antara beberapa negara Asia tetangga, sebab beberapa dari mereka yang diabadikan serta dihormati di sini tercatat jadi penjahat perang Kelas-A. Contohnya, Justin Bieber sangat terpaksa mohon maaf pada fans Cina sesudah mempublikasikan photo dianya berkunjung ke peringatan polemis itu. Meski begitu, Kuil Yasukuni jadi tuan-rumah buat beberapa acara keagamaan serta festival selama tahun, terhitung festival musim semi tahunan serta Festival Mitama, dimana pengunjung hadir untuk berdoa pada kerabat serta rekan mereka yang hilang.

Kuil Inokashira Benzaiten

Terdapat antara tanaman hijau subur serta feature air lansekap Taman Inokashira terdapat Kuil Benzaiten, kuil Shinto merah kecil yang ditujukan buat dewi dengan nama yang sama yang disebut dewa semua hal yang mengalir, terhitung pengetahuan, air, serta musik. Benzaiten, yang diadaptasi dari dewi Hindu yang diketahui jadi Saraswati, disadari dalam agama Budha serta Shinto. Inokashira jadi tuan-rumah buat Museum Ghibli yang populer yang tampilkan animasi Jepang.